Jumat, 06 Desember 2013

HUMAN INTEREST

Foto Human Interest adalah karya foto yang mampu menggambarkan suka duka perjalanan hidup manusia.atau foto yang diambil dari interaksi  sehari-hari manusia.

Adapun cara dan tehnik membuat foto human interest yaitu :
Pendekatan Pribadi
      Cara terbaik membuat foto-foto manusia adalah dengan pendekatan pribadi yang tulus. Misalnya melalui senyum, percakapan dan intetraksi lain untuk menciptakan keakraban dan rasa nyaman. Ketika sudah merasa diterima, barulah utarakan keinginan Anda untuk membuat foto mereka. Menurut sejumlah fotografer selama ini, dengan begitu hampir jarang orang yang menolak. Bahkan ketika orang itu disuruh untuk mengubah posisi, senyum atau melakukan kegiatan yang sedang mereka lakukan.

       Pakailah lensa normal 50 mm atau sudut lebar 24-28 mm karena dapat menciptakan foto-foto yang lebih akrab yang seolah membawa kita ke tengah mereka. Dengan lensa sudut lebar kita dapat merekam mereka dikelilingi dunianya dengan mana dapat memberikan identitas tentang dirinya.

       Meskipun begitu bukan berarti tele (100-200mm atau bahkan 300mm) tidak punya tempat pada foto human interest. Misalnya ketika kita secara fisik tidak dapat mendekat untuk mengambil foto close-up atau dalam menghadapi subjek yang sangat malu berhadapan dengan kamera. Pada pemotretan human interest yang sangat dinamis, program otomatis dan otofokus akan membantu Anda mendapatkan foto-foto yang baik dengan lebih pasti. Tetapi jangan terpaku dengan lensa karena kita berkarya harus dengan tulus dan sesuai selera, tidak terpaku dengan keadaan, yang penting niat tanpa ada keterpaksaan.
Cairkan Suasana
        Salah satu faktor sukses terpenting dalam pemotretan human interest adalah kemampuan si fotografer mencairkan suasana dan membaur dengan lingkungan yang akan difotonya. Untuk mencairkan suasana Anda bisa datang ke tengah mereka dengan maksud melihat saja dan bila perlu mengajak bercakap-cakap. Misalnya dengan mengajukan banyak pertanyaan relevan. Bila di pasar misalnya, tanyakan harga, penjualan, untung mereka, situasi sekarang, dan lain-lain hingga mereka merasa nyaman dengan Anda.

         Setelah suasana cair, baru Anda bisa angkat kamera yang ingin dibidik dan senyum. Dengan teknik ini Anda dijamin selalu berhasil merekam foto-foto human interest yang hidup, dan yang tidak kalah pentingnya membuat banyak teman. Tentu saja agar Anda bisa bekerja dengan cepat, Anda harus mempersiapkan kamera Anda sebelumnya.

          Mampu membaur hingga Anda tidak tampak seperti orang luar juga merupakan satu teknik yang sangat efektif untuk menghasilkan foto-foto manusia yang wajar dan apa adanya. Dengan membaur Anda tidak lagi menjadi pusat perhatian hingga bebas berkeliaran. Salah satu cara terbaik adalah dengan tidak mengiklankan diri Anda sebagai fotografer. Pakailah pakaian biasa, T’Shirt, jean dan lain-lain, bawa tas kamera kecil dan kamera dengan menenteng di satu tangan hingga tampak seolah-olah Anda tidak tertarik untuk memotret. Ingat! Menggantung kamera di leher, selalu mengundang perhatian. Dengan teknik ini Anda hanya perlu mengangkat kamera ketika memotret.

Cari Sudut Pandang
           Foto yang baik jarang terjadi secara kebetulan. Paling tidak hasil dari sebuah previsualisasi kreatif yang terasa dan didukung persiapan teknis yang matang. Dengan bertambahnya pengalaman atau jam terbang, kemampuan setiap fotografer untuk mempersiapkan diri, memvisualisasi dan menciptakan sebuah komposisi juga akan terus bertambah tajam. Hingga akhirnya mencapai satu titik di mana proses tersebut bergulir secara otomatis, bahkan di bawah sadar,.

             Pada tingkat ini, setiap fotografer akan dapat dengan mudah mengambil keputusan tentang foto yang ingin dia rekam tanpa perlu mengangkat kamera dan coba-coba berbagai macam lensa, sudut pandang dan jarak pemotretan. Karena dengan previsualisasi, dia akan langsung tahu dari sudut mana dia akan memotret, lensa dengan titik api mana yang terbaik, kecepatan rana berapa dan diafragma yang tepat untuk merekam foto yang dia inginkan. Proses yang sebenarnya makan waktu jauh lebih cepat dari menuliskan kalimat ini, sangat menentukan sukses Anda dalam menciptakan foto-foto yang kuat setiap saat.

            Memilih sudut pandang terbaik tidak hanya untuk menentukan penampilan visual dari foto Anda, tapi juga mencakup estetika dan pesan yang dapat disampaikan oleh foto tersebut. Seperti misalnya bila Anda memotret sebuah pawai tradisional, tentu Anda ingin mendapatkan foto-foto yang kuat dan yang mampu menampilkan subjek foto dengan indah bebas dari latar belakang yang mengganggu dan sekaligus dapat mengidentifikasi lokasi, situasi, dan kondisi dari event tersebut. Human interest membutuhkan kepekaan Anda. Dan terakhir Jangan lupa memberikan ucapan TERIMA KASIH kepada subjek foto, sesudah memotret foto Human  Interest"

Foto Human Interest


DEPTH OF FIELD

Depth Of Field (DOF) adalah Rentang Jarak yang dimiliki subjek foto untuk menghasilkan variasi ketajaman atau focus pada foto yang dihasilkan.

Ruang tajam


EXPOSURE

Exposure adalah jumlah cahaya paparan cahaya yang diterima oleh sensor dalam kamera kita dalam suatu pemotretan. jika paparan cahaya yang diterima terlalu banyak atau lama maka hasil foto terlalu terang atau over exposure ,begitu sebaliknya,jika paparan cahaya yang diterima oleh sensor terlalu sedikit atau cepat maka hasil foto menjadi terlalu gelap/ under exposure.

Adapun Unsur unsur yang mempengaruhi exposure yaitu :
1.     ISO – ukuran seberapa sensitif sensor kamera terhadap cahaya
2.     Aperture – seberapa besar lensa terbuka saat foto diambil

3.     Shutter Speed – rentang waktu “jendela’ didepan sensor kamera terbuka

 HIGH SPEED | ISO 3200 | RANA 1/200 | F/STOP F5.6

LOW SPEED | ISO 400 | RANA 1/8 | F/STOP F10

Selasa, 30 April 2013

tikawardanhi@yahoo.co.id



Tugas individu (PR)
Nama  : Fikri haikal
Nim     : 1210121116
Kelas   : Komunikasi C
Fak     : Ekonomi dan Ilmu Sosial
ANALISIS KRIRIS PUBLIC RELATION
Pengertian public relation adalah: Interaksi dan menciptakan opini publik sebagai input yang menguntungkan untuk kedua belah pihak, dan merupakan profesi yang profesional dalam bidangnya karena merupakan faktor yang sangat penting dalam pencapaian tujuan organisasi dengan secara tepat dan dengan secara terus menerus karena public relation merupakan kelangsungan hidup organisasi yang bersangkutan
1.      Pengertian Umum
Public relation adalah proses interaksi dimana public relation menciptakan opini publik sebagai input yang menguntungkan kedua belah pihak, dan menanamkan pengertian, menumbuhkan motivasi dan partisipasi publik, bertujuan menanamkan keinginan baik, kepercayaan saling adanya pengertian, dan citra yang baik dari publiknya. Crystallizing
Public Opinion menyebutkan bahwa public relation adalah profesi yang mengurusi hubungan antara suatu perusahaan dan publiknya yang menentukan hidup perusahaan itu (Widjaja,2001).
2.      Pengertian Khusus
Public relation adalah fungsi khusus manajemen yang membantu membangun dan memelihara komunikasi bersama, pengertian, dukungan, dan kerjasama antara organisasi dan publik, melibatkan masalah manajemen, membantu manajemen untuk mengetahui dan merespon opini publik, menjelaskan dan menekankan tanggung jawab manajemen untuk melayani minat publik, membantu manajemen untuk tetap mengikuti dan memanfaatkan perubahan secara efektif, berguna sebagai sistem peringatan awal untuk membantu mengantisipasi tren, dan menggunakan penelitian dan teknik suara yang layak dalam komunikasi sebagai alat utama.
Tujuan PR itu ternyata sangat luas. Melalui serangkaian pembahasan yang mendalam, maka beberapa di antaranya yang pokok adalah sebagai berikut :
1.      Untuk mengubah citra umum di mata khalayak sehubungan dengan adanya kegiatan-kegiatan baru yang dilakukan perusahaan.
2.      Untuk menyebarluaskan cerita sukses yang telah dicapai oleh perusahaan kepada masyarakat dalam rangka mendapatkan pengakuan.
3.      Untuk meningkatkan bobot kualitas calon pegawai.
4.      Untuk memperbaiki hubungan antara perusahaan itu dengan khalayaknya, sehubungan dengan telah terjadinya suatu peristiwa yang mengakibatkan kecaman, kesangsian, atau salah paham di kalangan khalayak terhadap niat baik perusahaan.
5.      Untuk mendidik para pengguna atau konsumen agar mereka lebih efektif dan mengerti dalam memanfaatkan produk-produk perusahaan.
6.      Untuk mendukung keterlibatan perusahaan sebagai sponsor dari penyelengaraan suatu acara.
7.      Untuk memperkenalkan perusahaan kepada masyarakat luas,serta membuka pasar-pasar ekspor baru.
8.      Untuk mempersiapkan penerbitan saham tambahan atau karena adanya perusahaan yang go public.
9.      Untuk meyakinkan khalayak bahwa perusahaan mampu bertahan atau bangkit setelah krisis.
10.  Untuk meningkatkan kemampuan dan ketahananperusahaan dalam rangka menghadapi risiko pengambil alihan.
11.  Untuk menciptakan identitas perusahaan yang baru.
12.  Untuk menyebarluaskan informasi mengenai aktivitas dan partisipasi para pimpinan perusahaan organisasi dalam kehidupan sosial sehari-hari.
13.  Untuk memastikan para politisi benar-benar memahami kegiatan-kegiatan atau produk perusahaan yang positif, agar perusahaan yang bersangkutan terhindar dari peraturan, undang-undang, dan kebijakan pemerintah yang merugikan.
14.  Untuk menyebarluaskan kegiatan-kegiatan riset yang telah dilakukan perusahaan.
Menurut Rosady Ruslan (2001, p.246) tujuan public relation adalah sebagai berikut:
a.       Menumbuhkembangkan citra perusahaan yang positif untuk publik eksternal atau masyarakat dan konsumen.
b.      Mendorong tercapainya saling pengertian antara publik sasaran dengan perusahaan.
c.       Mengembangkan sinergi fungsi pemasaran dengan public relation.
d.       Efektif dalam membangun pengenalan merek dan pengetahuan merek.
e.       Mendukung bauran pemasaran.
Dan fungsi PR adalah menjadi kebutuhan utama dalam suatu organisasi atau lembaga karena peranannya yang kuat dalam memperlihatkan wajah perusahaan dengan image yang baik dan usaha mencari dukungan masyarakat. Tidak hanya itu, ada beberapa fungsi penting lainnya seperti berikut

1.      Menarik simpati masyarakat agar perusahaan dapat dikenal public dengan baik
2.       Menerangkan kepada masyarakat tentang fungsi kelembagaan dan keuntungan yang akan didapat bila bergabung dengan organisasi atau menggunakan jasa perusahaan,
3.      Menimbulkan efek persuasif atau pembujukan langsung sehingga masyarakat mengubah sikapnya dari belum percaya menjadi percaya terhadapa oraganisasi.
4.      Mengevaluasi sikap perusahaan terdahulu dilihat dari tanggapan publik sehingga dapat memperbaiki manajemen perusahaan kedepannya.
5.       Menjadi jembatan penghubung atara masyarakat sebagai pelanggan dan perusahaan dengan manajemen sebagai penyedia jasa dan layanan.
Salah satu contoh kasus krisis PR yang diangkat penulis ialah masalah Ujian Nasional yang diselenggarakan  oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Itjen Kemendikbud Klaim Tak Ada Kebocoran Soal UN
http://images.detik.com/content/2013/04/25/10/223613_ujiannasionaldlm.jpgJakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerima enam laporan kebocoran soal Ujian Nasional (UN). Namun, Sekjen Inspektorat Kemendikbud menjamin tidak ada kebocoran soal.
"Tidak terjadi kebocoran soal ujian nasional," kata Sekretaris Jenderal Inspektorat Kemendikbud, Hindun Basri Purba di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2013).

Hal ini disampaikan dalam jumpa pers evaluasi pelaksanaan UN SMP/MTs/SMPLB di kantor Kemendikbud. Dalam acara ini turut hadir Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kemendikbud, Khairil Anwar Notosubroto, dan anggota Badan Standar Nasional Pendidikan, Tengku Ramli Zakaria.
Purba mengatakan auditornya telah melakukan pengecekan soal ujian nasional di daerah-daerah. Dia menjamin tidak terdapat kebocoran soal seperti yang dilaporkan masyarakat.
"Kami sudah lapor ke Pak Menteri. Untuk kali ini UN SMP di 33 provinsi. Auditor kami di 96 daerah. Dan tidak ada laporan yang signifikan," ujar Purba.
Purba menjelaskan, keyakinan tidak adanya kebocoran soal ini karena ia turun langsung melakukan pengecekan di beberapa daerah. Dan hasilnya, ia melihat pengawalan yang ketat dari aparat dan dinas setempat.

"Saya baru pulang dari Medan, dan saya lihat sendiri pengawalan polisi sangat ketat. Di setiap rayon ada yang menjaga," terangnya.
Dia memaparkan, sekitar 300 auditor dilibatkan dalam proses UN 2013. Selanjutnya auditor dari Itjen akan melakukan pengawasan pemindaian jawaban di tingkatan dinas dan perguruan tinggi.
"Besok, auditor kami akan memantau pemindaian di 33 provinsi. Ini akan kita kawal ketat," tuturnya.
Sebelumnya, di kesempatan yang sama, Kabalitbang Kemendikbud, Khairil Anwar memaparkan pihaknya menerima enam laporan kebocoran soal dari beberapa daerah. "Kami menerima 6 laporan kebocoran tahun ini," kata Khairil dalam jumpa pers.
Setelah mendapatkan laporan tersebut, dia langsung berkoordinasi dengan Itjen Kemendikbud dan mendapat jawaban bahwa laporan tersebut tidak terbukti di lapangan.

"Laporan kebocoran tidak terbukti. Melaporkan iya, kan melaporkan gampang apalagi cuma SMS saja," jelas Khairil.
Berdasarkan pemaparan Kabalitbang Kemendikbud, terjadi penurunan angka pelaporan kebocoran soal jika dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun 2012, terdapat 85 laporan sedangkan tahun 2013 hanya terdapat enam laporan dari masyarakat.
Sedangkan jumlah laporan soal yang tertukar naik dari empat laporan di tahun 2012 menjadi 16 laporan di tahun ini. Namun, secara keseluruhan, Kemendikbud mengklaim pelaksanaan UN SMP berjalan lancar.
"Alhamdulillah, UN SMP berjalan lancar. Tidak ada masalah yang berat. Ini menjadi penawar untuk UN SMA yang kemarin bermasalah," jelas Khairil sambil tersenyum.
Analisis penulis terhadap kementarian pendidikan dan kebudayaan.
Krisis Public Relation terhadap kementerian pendidikan dan kebudayaan.
  1. Pernyataan kementerian pendidikan dan kebudayaan soal jaminan tidak bocarnya soal UN tidak relevan dengan data yang ada di lapangan.
Sehingga Public Relation menganggap kemendikbud karena lalai dalam tanggung jawabnya
  1. Mayoritas masyarakat (orang tua murid) menolak pengadaan UN Tahun depan yang menjadikan tugas tahunan kementerian pendidikan dan kebudayaan.
  2. Kementerian pendidikan dan kebudayaan menerima keritikan dari berbagai pihak atas krisis PR yang di alami termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

Kamis, 11 Oktober 2012

pengalaman manarik mengikuti bina akrab


Jumat, 15 2012
Pengalaman Menarik ( Bina Akrab)
Bersama teman-teman aku mengikuti bina akrab sebagai salah satu syarat untuk jadi anggota mahasiswa. Pada acara pembukaannya ketua panitia menyampaikan kepada kami untuk mengikuti bina akrab ini dengan baik dan dapat menjadi acuan untuk masa masing-masing. Pada malam harinya tepat pukul 20.00 malam kami adakan berbagai macam pertunjukkan guna memperlihatkan kreatifitas seorang peserta bina akrab malam itu seru sekali, pada pukul 2.00 kita suruh bangun satu-persatu untuk mengikuti tes malam di situ kita di uji mental dan fisik sebagai calon paskibra sekolah yang akan melanjutkan paskibra sekolah selanjutnya di situ dilihat apakah kita mampu untuk melamului dari tes yang diberikan oleh kakak senior. Alhamdulillah kami bisa mengikutinya dengan baik tak terasa mau menjelang waktu subuh kita disuruh untuk siap-siap shalat subuh, setelah sudah shalat subuh disuruh lagi persiapan untuk mengikuti SKJ (sehat kesehatan jasmani).
Pukul jam 7.00 kami sarapan dan yang disiplinnya yah...! pada waktu sarapan kita tidak boleh menengok kiri-kanan tidak boleh pindah tempat, bayangkan tatapan mata saja harus satu titik ke depan seperti orang sikap sempurna dalam barisan deh,,,! Menunjukkan pukul 9.00 kami berangkat ke suatu tempat yaituh Takdeang pokoknya dekat daerah Bantimurung yang tempat wisata itu. Saya tanya pada kakak senior ”mau ngapain orang di sana kak?”. Kakak menjawab ”tenang saja dek mau mandi-mandi orang di sana”. Dalam hati kecil saya mengatakan ”asik mau mandi-mandi orang nih”. Perjalanan kami kami agak jauh kami beberapa peserta bina akrab sempat tertidur di perjalan.
Setalah kami sampai di tempat tujuan, ternyata masih ada tahap dua gitu, dan kami langsung baris sambil dipanggil perkelompok untuk mengikuti tahap dua tersebut (bina akrab di Takdeang), tapi beda versi. Versinya itu seperti perjuangan orang dulu dalam mempertahankan Indonesia Merdeka (menurut saya). Di situ kakak sengaja membuat rangkaian versi ini untuk mengingat perjuangan pahlawan dulu yang ceritanya nih bendera yang terpisah antara merah dan putih yang dijahit ole ibu Fatmawati dang akhiranya bersatu kembali dan kamipun seperti itu yang mencari sepotong kain merah beserta benang dan jarung melalui berbagai rintangan yang diberikan oleh kakak senior untuk menyatukannya dengan menjahit kain itu menjadi bendera Merah Putih dan mengupacarakannya dan mengibarkan bendera merah putih itu sambil menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Di situlah kami betul-betul mengingat kembali terhadap perjaungan-perjaungan para pahlawan kita sampai bangsa Indonesia merdeka.
Sungguh besar sifat patriotisme dan nasionalismenya terhadap para pejuang yang telah mendahului kita. Bina akrab ini adalah suatu uji mental maupun fisik untuk memupuk jiwa rasa patriotisme dan nasionalisme terhadap diri sesorang kepada negara kita. Dan memberikan suatu pengalaman menarik yang sangat-sangat tidak bisa terlupakan bagi yang sudah meraskannya. Ok..thanks!!!.

definisi definisi komunikasi menurut para ahli


TUGAS INDIVIDU


PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI
 













FIKRI HAIKAL
1210121116
KOMUNIKASI
FAK. EKONOMI & ILMU SOSIAL




Secara harafiah, komunikasi berasal dari Bahasa Latin: COMMUNIS yang berarti keadaan yang biasa, membagi. Dengan kata lain, komunikasi adalah sutu proses di dalam upaya membangun saling pengertian. Dalam suatu organisasi biasanya selalu menekankan bagaimana pentingnya sebuah komunikasi antar anggota organisasi untuk menekan segala kemungkinan kesalahpahaman yang bisa saja terjadi.

Berikut ini adalah definisi serta penjelasan mengenai komunikasi menurut beberapa ahli:
PALO ALTO Ketika dua orang sedang bersama, mereka berkomunikasi secara terus menerus karena mereka tidak dapat berperilaku. PALO ALTO sangat percaya bahwa seseorang tidak dapat tidak berkomunikasi.
HIMSTREET & BATY Komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi antar individu melalui suatu sistem yang biasa (lazim), baik dengan simbol-simbol, sinyak-sinyal, maupun perilaku atau tindakan.
BOVEE Komunikasi adalah suatu proses pengiriman dan penerimaan pesan
LASWELL Komunikasi adalah proses yang menggambarkan siapa mengatakn apa dengan cara apa, kepada siapa dengan efek apa
CARL I. HOVLAND Komunikasi adalah proses dimana seseorang individu atau komunikator mengoperkan stimulan biasanya dengan lambang-lambang bahasa (verbal maupun non verbal) untuk mengubah tingkah laku orang lain
THEODORSON & THEDORSON Komunikasi adalah penyebaran informasi, ide-ide sebagai sikap atau emosi dari seseorang kepada orang lain terutama melalui simbol-simbol
EDWIN EMERY Komunikasi adalah seni menyampaikan informasi, ide dan sikap seseorang kepada orang lain
DELTON E, Mc FARLAND Komunikasi adalah suatu proses interaksi yang  mempunyai arti antara sesama manusia
WILLIAM ALBIG Komunikasi adalah proses sosial, dalam arti pelemparan pesan/lambang yang mana mau tidak mau akan menumbuhkan pengaruh pada semua proses dan berakibat pada bentuk perilaku manusia dan adat kebiasaan
CHARLES H. COOLEY Komuniksi berarti suatu mekanisme hubungan antar manusia dilakukan dengan mengartikan simbol secara lisan dan membacanya melalui ruang dan menyimpan dalam waktu
A. WINNET Komunikasi merupakan proses pengalihan suatu maksud dari sumber kepada penerima, proses tersebut merupakan suatu seri aktivitas, rangkaian atau tahap-tahap yang memudahkan peralihan maksud tersebut
KARFRIED KNAPP Komunikasi merupakan interaksi antar pribadi yang menggunakan sistem simbol linguistik, seperti sistem simbol verbal (kata-kata) dan non verbal. Sistem ini dapat disosialisasikan secara langsung / tatap muka atau melalui media lain (tulisan, oral, dan visual)

Komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberitahu, mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik secara lisan (langsung) ataupun tidak langsung (melalui media)

Harold Laswell Komunikasi adalah gambaran mengenai siapa, mengatakan apa, melalui media apa, kepada siapa, dan apa efeknya.

Raymond Ross Komunikasi adalah proses menyortir, memilih, dan pengiriman simbol-simbol sedemikian rupa agar membantu pendengar membangkitkan respons/ makna dari pemikiran yang serupa dengan yang dimaksudkan oleh komunikator.

Gerald R. Miller Komunikasi terjadi saat satu sumber menyampaikan pesan kepada penerima dengan niat sadar untuk mempengaruhi perilaku mereka.

Everett M. Rogers Komunikasi adalah proses suatu ide dialihkan dari satu sumber kepada satu atau banyak penerima dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.

Carl I. Hovland Komunikasi adalah suatu proses yang memungkinkan seseorang menyampaikan rangsangan (biasanya dengan menggunakan lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain
.
New Comb Komunikasi adalah transmisi informasi yang terdiri dari rangsangan diskriminatif dari sumber kepada penerima.

Bernard Barelson & Garry A. Steiner Komunikasi adalah proses transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan sebagainya dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar, grafis, angka, dsb.


Colin Cherry Komunikasi adalah proses dimana pihak-pihak saling menggunakan informasi dengan untuk mencapai tujuan bersama dan komunikasi merupakan kaitan hubungan yang ditimbulkan oleh penerus rangsangan dan pembangkitan balasannya.
Pengertian Komunikasi
Komunikasi adalah, proses pengiriman dan penerimaan informasi atau pesan antara dua orang atau lebih dengan cara yang efektif, sehingga pesan yang dimaksud dapat dimengerti

Hovland, Janis dan Kelley Komunikasi merupakan proses individu mengirim rangsangan (stimulus) yang biasanya dalam bentuk verbal untuk mengubah tingkah laku orang lain. Pada definisi ini mereka menganggap komunikasi sebagai suatu proses.
Louis Forsdale Menurut Forsdale (1981), ahli komunikasi dan pendidikan “communication is the process by which a system is established, maintained and altered by means of shared signals that operate according to rules”. Komunikasi adalah suatu proses dimana suatu sistem dibentuk, dipelihara, dan diubah dengan tujuan bahwa sinyal-sinyal yang dikirimkan dan diterima dilakukan sesuai dengan aturan.

William J. Seller William J.Seller mengatakan bahwa komunikasi adalah proses dimana simbol verbal dan nonverbal dikirimkan, diterima dan diberi arti.
           






DAFTAR PUSTAKA
Cangara, Hafidz,2005, Pengantar Ilmu Komunikasi, Jakarta:PT Raja Grafindo Persada
Effendy, Onong Uchjana, Komunikasi Teori dan Praktek, Bandung: Remaja Pengantar Ilmu Komunikasi, Jakarta:Grasindo.Rosdakarya
Littlejohn, Stephen W. 2001. Theories of Human Communication. USA: Wadsworth Publishing.
Mulyana, Deddy. 2001. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: Rosda.
Ruben, Brent D,Stewart, Lea P, 2005, Communication and Human Behaviour,USA:Alyn and Bacon
Sendjaja,Sasa Djuarsa,1994,Pengantar Komunikasi,Jakarta:Universitas Terbuka.